Memahami Fungsi Hormon Estrogen Pada Tubuh Wanita

Memahami Fungsi Hormon Estrogen Pada Tubuh Wanita

Selamat datang kembali di website resmi obatmenopausedini.xyz yang selalu siap memberikan solusi terbaik untuk mengatasi masalah menopause dini. Namun pada kesempatan kali ini kami sebagai admin disini akan mengulas tentang Memahami Fungsi Hormon Estrogen Pada Tubuh Wanita. Nah bagi anda (wanita) yang ingin tau lebih jauh tentang fungsi hormon estrogen mari simak penjelasan nya di bawah ini.

Memahami Fungsi Hormon Estrogen Pada Tubuh Wanita

Segala tahap dalam kehidupan wanita, mulai dari pubertas, menstruasi, kehamilan, hingga menopause, tidak lepas dari peran hormon estrogen. Sebenarnya apa yang dimaksud dengan estrogen dan bagaimana hormon ini bekerja?

Estrogen adalah sebutan untuk sekelompok hormon yang berperan penting dalam perkembangan dan pertumbuhan karakteristik seksual wanita serta proses reproduksi. Hormon ini sebenarnya tidak hanya diproduksi dalam tubuh perempuan, tapi juga terdapat dalam tubuh pria dengan kadar yang jauh lebih rendah. Hanya saja peran hormon estrogen dalam tubuh pria belum diketahui secara pasti.

Organ tubuh yang produksi hormon estrogen adalah ovarium. Selain itu, kelenjar adrenal juga produksi hormon ini di dalam kuantitas kecil. Pada jaman kehamilan, hormon estrogen juga diproduksi di plasenta. Meski sama bersama dengan wanita, hormon estrogen pun diproduksi pada tubuh pria di dalam kuantitas terbatas, yaitu di kelenjar adrenal dan testikel.

Jenis-Jenis Estrogen

Fungsi hormon estrogen adalah mengatur perkembangan seksual pada wanita. Hormon khusus wanita ini diproduksi oleh tubuh dan memberi kontribusi pada siklus menstruasi, pertumbuhan dan perkembangan payudara, serta berhubungan dengan kehamilan.

Ada tiga jenis hormon estrogen dengan fungsi yang berbeda-beda, tapi masih saling berhubungan, diantaranya:

  • Pada kondisi normal, hormon estrogen jenis estradiol paling umum ditemukan. Sepanjang siklus haid, estradiol dalam darah seorang wanita kadarnya berbeda-beda. Kadar estradiol menjadi rendah tetapi konstan setelah seorang wanita menopause.
  • Jenis hormon estrogen yang kedua yaitu estriol. Hormon estrogen ini diproduksi oleh plasenta pada masa kehamilan. Meskipun diproduksi dalam jumlah besar, estriol baru dapat ditemukan pada usia kehamilan sembilan minggu. Hormon ini akan terus meningkat, hingga persalinan.
  • Terakhir, hormon estrogen jenis estron. Hormon estrogen jenis ini dapat menjadi penanda tingkat estrogen pada wanita yang telah memasuki masa menopause. Estron juga digunakan untuk mengukur estrogen pada wanita yang mengalami kanker ovarium dan pada pria yang mengalami kanker testikel. Kanker kelenjar adrenal juga dapat dideteksi menggunakan hormon estrogen tipe ini.

Jumlah normal estrogen akan berbeda pada tiap kondisi. Berikut adalah petunjuk kisaran normal estrogen:

  • Pada wanita sebelum menopause: 60-400 picogram per militer (pg/mL)
  • Pada wanita setelah menopause: kurang dari 130 pg/mL
  • Pada pria: 10-130 pg/mL
  • Anak-anak: kurang dari 25 pg/mL

Fungsi Hormon

Hormon sendiri adalah substansi kimia yang diproduksi dalam tubuh untuk mengendalikan dan mengatur aktivitas sel atau organ tertentu. Secara umum, hormon berperan dalam:

  • Berdampak kepada mood.
  • Memengaruhi fungsi organ dan sel.
  • Mengelola reaksi tubuh terhadap bahaya.
  • Mengatur perkembangan dan metabolisme
  • Menentukan fungsi seksual dan jaringan reproduksi.
  • Mengatur bagaimana tubuh memanfaatkan asupan makanan yang masuk.
  • Membawa pesan atau instruksi dari satu kelompok sel ke kelompok sel lain.
  • Mengenali peran hormon, terutama hormon estrogen dalam tubuh, dapat membuat wanita lebih memahami berbagai perubahan dalam tubuhnya.

Berkurangnya Estrogen pada Masa Menopause

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, menjelang masa menopause, produksi estrogen oleh ovarium akan berkurang. Jika diperlukan, dokter akan memberikan resep berupa hormon estrogen. Pemberian estrogen akan membantu mengurangi tanda-tanda menopause, seperti pusing, menggigil, keringat yang tidak biasa, rasa panas (hot flashes) bahkan pingsan.

Dengan kata lain, gejala menopause dapat dikurangi dengan terapi estrogen, dengan atau tanpa pemberian progesteron. Data dari beberapa penelitian membuktikan terapi estrogen dapat mengurangi gejala rasa panas sebesar 65-90%.

Penelitian-penelitian tersebut tidak menunjukkan adanya perbedaan hasil dari penggunaan jenis estrogen yang berbeda.

Baca Juga : Ciri Ciri Orang Menderita Menopause Dini

Kondisi Lain yang Membutuhkan Tambahan Estrogen

Mengingat pentingnya fungsi hormon estrogen pada tubuh, kekurangan hormon tersebut dapat menyebabkan gangguan kesehatan. Selain untuk mengurangi gejala menopause, ada beberapa kondisi lain yang membutuhkan terapi atau tambahan hormon estrogen, seperti:

  • Terjadinya radang vagina (atrophic vaginitis).
  • Ketika masa pengobatan kanker prostat pada pria.
  • Adanya kelainan pada kulit kelamin (vulvar atrophy).
  • Jumlah estrogen yang diproduksi tubuh tidak cukup.
  • Ketika masa pengobatan kanker payudara baik pada wanita maupun pria
  • Terlambatnya masa pubertas pada wanita, terutama perkembangan organ seksualnya.
  • Adanya masalah ovarium seperti hipogonadisme atau kegagalan serta pengangkatan indung telur.
  • Membantu mencegah terjadinya pengeroposan tulang (osteoporosis) ketika wanita memasuki masa menopause.

Konsultasikan pada dokter mengenai perlu atau tidaknya melakukan pemeriksaan estrogen. Jika diperlukan, dokter akan meminta pemeriksaan lebih lanjut untuk menentukan tindakan yang tepat.

Nah jika anda mengalami ketidakseimbangan hormon, setelah berkonsultasi dengan dokter dan mendapatkan resep dokter anda juga dapat melakukan pengobatan secara alami menggunakan obat herbal yang dapat menyeimbangkan hormon anda. Kenapa kami bilang seperti itu? Karena obat herbal ini sangat ampuh dan banyak di gunakan oleh semua kalangan wanita di berbagai wilayah dan terbukti ampuh dapat atasi masalah kewanitaan.

Rekomendasi Dari Kami

Solusi terbaik dan efektif untuk bisa menyeimbangkan hormon estrogen yang ada dalam tubuh salah satunya yaitu dengan menggunakan obat herbal kapsul ladyfem. Ladyfem merupakan suplemen kapsul herbal satu-satunya yang di rekomendasikan langsung oleh pakar kesehatan reproduksi ternama Boyke Dian Nugraha dan telah terdaftar di BPOM.

LADYFEM adalah HERBAL berbentuk kapsul, bahkan cangkang kapsulnya pun berbahan baku dari rumput laut. LADYFEM diformulasikan dengan sangat KHUSUS sesuai dengan HORMON kewanitaan, artinya dibuat secara spesial & eksklusif untuk masalah kewanitaan! Komposisi Lady Fem sendiri antara lain ialah :

  • Daun Sirih (Piper Betle Folim)
  • Kunyit (Curcuma Domestica Rhizome)
  • Kencur (Kaempferia Galanga Rhizome)
  • Delima Putih (Punica Granatum Cartex)
  • Jahe Merah (Zingiber Officinale Rhizome)
  • Kayu Rapet (Paraamerica Laerigata Pericarpium)
  • Temu Kunci (Boesenbergia Pandurata Rhizome)

Cara Minum Ladyfem

  • Boleh diminum saat haid
  • Minggu Pertama: sehari 2x pagi & malam (tiap minum 2 kapsul)
  • Minggu selanjutnya: sehari 1x pagi/malam (tiap minum 2 kapsul)
  • Tidak disarankan untuk ibu hamil & menyusui, sebab pada kondisi tersebut hormon wanita dalam kondisi tidak normal secara alami jadi percuma jika dinormalkan lagi dengan LADYFEM.

100% LEGAL! terdaftar resmi di BPOM RI (Badan Pengawas Obat & Makanan), 100% AMAN! tanpa kimia obat, berasal dari tumbuhan yang berkhasiat tinggi, tanpa efek samping. Untuk lebih meyakinkan anda agar tidak ragu dalam membeli ladyfem silahkan KLIK >> Legalitas Ladyfem.

Mungkin itulah artikel tentang Memahami Fungsi Hormon Estrogen Pada Tubuh Wanita yang dapat kami sampaikan pada kesempatan kali ini, semoga apa yang telah kami sampaikan diatas dapat bermanfaat dan berguna untuk anda semua. Salam Sehat Dari Toko Zahra Herbal.

Baca Juga :

Cara Membuat Obat Perut Buncit Dari Lemon

Manfaat Sayur Pakis Untuk Menopause Dini

Manfaat Labu Siam Untuk Mencegah Menopause Dini

Post by : Obat Menopause Dini

You may also like...

1 Response

  1. May 1, 2018

    […] Baca Juga :¬†Memahami Fungsi Hormon Estrogen Pada Tubuh Wanita […]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *