Manfaat Kedelai Untuk Menopause Dini

Manfaat Kedelai Untuk Menopause Dini

Selamat berkunjung kembali di website obat menopause dini yang terbaik dan terpercaya. Kini kami sebagai admin akan mengajak anda semua untuk menyimak dari pembahasan Manfaat Kedelai Untuk Menopause Dini.  Umumnya perempuan akan mengalami menopause di umur 45 tahun, nah untuk mencegah terjadinya menopause dini penting untuk kita tau cara mencegah nya dan salah satunya yaitu dengan mengkonsumsi kedelai dan di bawah ini penjelasan lengkapnya. Selamat membaca 🙂

Manfaat Kedelai Untuk Menopause Dini

Tidak bisa dipungkiri lagi, menopause merupakan kondisi yang pasti dialami oleh setiap perempuan, dimana berhentinya siklus menstruasi yang berkaitan dengan tingkat proses penuaan. Umumnya, kondisi ini terjadi di usia 45 sampai 55 tahun, terutama ketika ovarium mulai berhenti memproduksi hormon estrogen dan progesteron (yang pada dasarnya diperlukan untuk siklus menstruasi bulanan).

Jika produksi kedua hormon tersebut berkurang, maka akan menyebabkan efek samping tertentu seperti selalu merasa gerah atau panas (hot flashes), perubahan suasana hati dan insomnia. Untuk mengatasi hal itu, kini banyak perempuan yang telah memilih cara alami untuk meredakan ketidaknyamanan menopause.

Studi terbaru menyatakan, kedelai adalah salah satu suplemen yang dapat meminimalkan hot flashes atau gejala menopause lainnya.

Bahan kimia berupa isoflavon yang ditemukan di kacang kedelai dapat meniru hormon estrogen kepunyaan perempuan. Sehingga kacang kedelai dapat menangkal osteoporosis pada perempuan pasca-menopause.

Estrogen penting untuk menjaga kesehatan tulang tapi semakin tua usia seorang perempuan, jumlahnya semakin sedikit yang membuat kaum hawa berisiko besar mengalami pengeroposan tulang (osteoporosis).

Makanan Berbahan Dasar Kedelai Juga Mengandung Isoflavon, Yang Baik Untuk Perempuan Usia Menopause

Terapi hormon pernah digadang-gadang sebagai ide bagus untuk mengurangi rasa sakit yang mungkin dialami akibat menopause. Namun, perawatan medis seperti itu ternyata meningkatkan risiko kanker payudara dan penyakit kardiovaskular.

Sekarang sekitar 40 persen sampai 50 persen perempuan di negara-negara Barat menggunakan terapi dan obat berbahan dasar tumbuhan untuk meringankan gejala menopause. Makanan berbahan kedelai seperti tahu, miso, tempe dan edamame diketahui banyak mengandung isoflavon, yang ternyata ampuh untuk meringankan gejala menopause.

Di negara-negara Barat, sangat sedikit orang yang setiap hari mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung isoflavon, mereka hanya mengkonsumsi sekitar 2 miligram per hari. Sementara itu di negara-negara Asia, rata-rata mengkonsumsi sebanyak 25-50 miligram. Untuk meringankan gejala menopause, diperlukan dosis antara 10-100 miligram isoflavon per hari.

Minum dua gelas susu kedelai ternyata juga dapat meredakan efek menopause, seperti wajah memerah dan selalu merasa panas. Mereka yang mengkonsumsi 1-2 porsi kedelai setiap hari akan dapat mengurangi masalah kolesterol, osteoporosis, demensia, dan kanker payudara.

Kandungan Fitoestrogen Didalam Kedelai Sanggup Bantu Meringankan Tanda-Tanda Menopause

Tim peneliti paduan yang berasal dari Erasmus Unversity Medical Center di Belanda dan Cambridge University di Inggris melaksanakan sebuah penelitian yang melibatkan 6.653 perempuan, guna melacak sadar apakah bahan-bahan alami seperti makanan atau tanaman herbal sanggup beri tambahan pengaruh besar bagi fase menopause. Sekitar 40 sampai 50 % perempuan partisipan penelitian mengaku kalau bahan-bahan alami ini sanggup meringankan tanda-tanda menopause pada perempuan.

Salah satu type makanan atau minuman yang cukup banyak diminati oleh kaum perempuan untuk meringankan tanda-tanda menopause adalah makanan berbahan basic kedelai. Kedelai diketahui mengandung fitoestrogen, senyawa kimia alami yang memiliki fungsi sama hormon estrogen perempuan.

Fitoestrogen didalam kacang kedelai dilaporkan sanggup menanggulangi hot flashes (sensasi panas didalam tubuh) dan vagina kering, dua hal yang paling umum dialami lebih dari satu besar perempuan sepanjang menopause. Sayangnya, peneliti menemukan bahwa kedelai tidak sanggup menurunkan jumlah keringat yang terlihat pada malam hari.

Untungnya, makanan bersama dengan bahan kedelai condong terlalu ringan ditemukan di Indonesia. Tak hanya tempe atau tahu, lebih dari satu makanan atau minuman dari bahan kedelai seperti sari kedelai dan semanggi merah (red clover) juga sama baiknya untuk membantu meringankan tanda-tanda menopause.

Berikut beberapa manfaat dari mengkonsumsi kedelai sebelum dan selama menopause, seperti dikutip dari Boldsky, diantaranya :

  • Meredakan hot flashes

Minum dua gelas susu kedelai dapat meredakan hot flashes pada perempuan menopause. Mengkonsumsi susu kedelai diklaim dapat menurunkan keparahan muka memerah setidaknya hingga 26%.

Perempuan yang mengkonsumsi 1-2 porsi kedelai setiap hari, diklaim berisiko rendah dari masalah kolesterol, osteoporosis, demensia dan kanker payudara.

  • Meminimalisir gejala vasomotor

Kebanyakan perempuan pasca menopause akan melalui tahap menyedihkan dari kehidupan mereka karena akan memiliki gejala vasomotor dan perubahan suasana hati. Tetapi dengan manfaat makanan kaya kedelai sebelum menopause, mereka dapat meminimalisir berbagai gejala pasca menopause.

  • Menurunkan kolesterol jahat

Terlepas dari aksi estrogen potensial, makanan yang mengandung Fitoestrogen juga memiliki manfaat gizi (termasuk protein, serat, vitamin dan mineral).

Protein kedelai akan membantu menurunkan kolesterol LDL (kolesterol jahat). Selain itu, mengkonsumsi Fitoestrogen (zat yang menyerupai hormon) yang terdapat pada kedelai, juga dapat membantu perempuan mengatasi berbagai gejala menopause.

  • Mencegah kekeringan vagina

Sangat perlu untuk mengkonsumsi satu atau dua porsi kedelai per hari, yang artinya menyita asupan kira-kira 25 hingga 50 mg isoflavon. Mengkonsumsi beberapa makanan yang kaya kedelai sepanjang menopause mampu memelihara Anda dari penyakit jantung koroner, kekeringan vagina, hot flashes dan turunkan risiko osteoporosis.

  • Mengurangi keringat di malam hari

Perempuan menopause yang mengkonsumsi protein kedelai dalam kuantitas lumrah (mencakup 20 hingga 60 g per hari) mampu mengurangi intensitas hot flashes dan berkeringat di malam hari, dibandingkan mereka yang mengkonsumsi tidak cukup dari itu.

secara umum, mengkonsumsi makanan kedelai layaknya tahu, tempe dan susu kedelai memiliki persentase protein tertinggi di dalamnya serta kaya isoflavon. Ini sukses membantu tubuh untuk menghindar hilangnya estrogen.

Itulah penjelasan lengkap mengenai manfaat kedelai untuk mencegah menopause dini yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Rekomendasi Dari Kami

Solusi terbaik selain dengan mengkonsumsi kedelai untuk mencegah menopause, kami juga disini akan merekomendasikan obat herbal alami yang memiliki khasiat luar biasa dapat mengatasi menopause dini secara alami sampai tuntas. Obat herbal tersebut yaitu LADYFEM, ladyfem merupakan obat herbal satu-satunya yang di rekomendasikan oleh pakar kesehatan ternama Boyke Dian Nugraha dan telah terdaftar di BPOM. Untuk lebih jelasnya silahkan KLIK >> Obat Herbal Ladyfem.

Lady Fem

Mungkin itulah artikel tentang Manfaat Kedelai Untuk Menopause Dini yang dapat kami sampaikan, semoga apa yang telah kami sampaikan diatas dapat bermanfaat dan bisa membantu anda mengatasi masalah menopause dini. Salam Sehat Dari Toko Zahra Herbal.

Baca Juga :

Testimoni Lady Fem

Manfaat Daun Peterseli Untuk Menopause Dini

Khasiat Akar Maca Untuk Tahan Lama di Ranjang

Manfaat Buah Naga Untuk Mengatasi Menopause Dini

Perbedaan Lady Fem dan Ovary Untuk Mengobati Menopause Dini

Post by : Obat Menopause Dini

 

You may also like...

1 Response

  1. March 27, 2018

    […] Baca Juga : Manfaat Kedelai Untuk Menopause Dini […]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *