Hubungan Stres Dengan Menopause Dini

Hubungan Stres Dengan Menopause Dini

Menopause dini merupakan sebuah masalah bagi setiap perempuan. Dibalik kejadian itu, tentu ada hal yang mendasarinya atau menjadi penyebabnya, salah satunya adalah stres. Ya, Hubungan Stres Dengan Menopause Dini memang kerap dikaitkan oleh beberapa orang. Banyak orang yang percaya bahwa stres dapat meningkatkan risiko mengalami menopause dini. Lalu bagaimana dengan fakta yang sebenarnya? Apakah benar stres bisa memicu menopause dini? Atau itu hanyalah sebuah mitos belaka? Simaklah penjelasannya berikut ini !

Baca Juga : Cara Mencegah Menopause Dini Sejak Dini

Hubungan Stres Dengan Menopause Dini

Jumlah kasus menopause dini meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Hal itu membuat para ahli ginekolog mengindikasikan bahwa stres dan makanan tidak sehat merupakan salah satu penyebab dari terjadinya hal tersebut. Stres menyebabkan ketidakseimbangan hormon yang menyebabkan menopause. Para ahli juga mengindikasikan bahwa stres amat signifikan menyebabkan menopause datang lebih awal, atau disebut menopause dini. Ia mencontohkan, ada seorang birokrat berusia 35 tahun sudah mengalami menopause akibat stres.

Para ginekolog juga mengatakan bahwa ancaman itu benar-benar nyata. Kasus tersebut diindikasi akibat makanan yang mengandung zat tertentu yang sering dikonsumsi perempuan. Hal itu memang sering ditemukan pada kasus menopause dini pada usia 40an tahun. Menurut salah seorang dokter juga memiliki kesimpulan yang sama, di mana beliau menyatakan bahwa potensi menopause dini diindikasi terjadi pada perempuan yang terpapar makanan yang mengandung pestisida. Kandungan beracun pada makanan itu membuat tubuh perempuan mengalami perubahan hormon. Hal itu yang diduga kuat menyebabkan menopause terjadi lebih awal.

Baca Juga : Apakah Menopause Dini Bisa Sembuh?

Para ginekolog juga sepakat bahwa obesitas yang timbul dari kebiasaan makan yang tidak sehat juga menjadi faktor utama menopause dini. Mereka menyarankan perempuan diet sehat, olahraga, dan memerangi depresi. Sebuah studi yang dilakukan mendapati ada hampir 4% perempuan mengalami menopause dini antara usia 29-34 tahun. Sementara ada 8% di rentang usia 35-39 tahun. Temuan itu dianggap mengejutkan, karena menopause yang normal dimulai antara usia 45 dan 55 tahun dengan usia rata-rata sekitar 51 tahun di seluruh dunia. Menopause dini juga menempatkan perempuan pada risiko yang tinggi terkena osteoporosis, jantung, diabetes, hipertensi dan kanker payudara.

Sementara itu, pernyataan berbeda dilontarkan oleh dokter lainnya, yang menganggap bahwa stres menjadi penyebab menopause dini hanyalah mitos belaka. Hingga saat ini pengaruh tingkat stres dalam fungsi reproduksi memang masih menjadi wacana yang amat menarik untuk dibahas. Karena,  orang selalu berpikir bahwa faktor stres dapat mengakibatkan gangguan kesuburan atau gangguan haid, bahkan memengaruhi menopause.

Faktanya, rata-rata usia menopause perempuan kurang lebih sama, yaitu 49-50 tahun. Karena itu tampaknya stres bukanlah faktor yang dominan dalam menentukan usia menopause perempuan.

Demikianlah pembahasan mengenai Hubungan Stres Dengan Menopause Dini. Untuk mencegah dan mengatasi menopause dini, Boyke Dian Nugraha merekomendasikan Lady Fem sebagai solusinya. Efektif dan aman tanpa menimbulkan efek samping yang berbahaya.

Baca Artikel Lainnya :

Legalitas Lady Fem

Hindari Makanan Ini Agar Tidak Menopause Dini

Bahaya Perut Buncit Pada Anak

Jika anda ingin berkonsultasi dengan Kami silahkan hubungi kontak dibawah ini :

Telp : (0265) 341113

Telp : 085 793 507 222

SMS/WA/Telp : 085 320 000 874

PIN BB : 25C274D1

Line : zahraherbal

IG : toko_zahraherbal

Posted by : Admin OBAT MENOPAUSE DINI

You may also like...

1 Response

  1. March 14, 2018

    […] Baca Juga : Hubungan Stres Dengan Menopause Dini […]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *