Apakah Wanita Menopause Masih Bisa Hamil?

Apakah Wanita Menopause Masih Bisa Hamil?

Bagi Anda yang sudah tau dengan istilah menopause, tentu sudah paham dan sadar betul bahwa wanita yang mengalami menopause memiliki peluang untuk hamil sangatlah kecil, bahkan bisa dibilang sudah tidak ada. Lalu, bagaimana jika mengalami menopause dini? Apakah Wanita Menopause Masih Bisa Hamil? Untuk mengetahui jawabannya, sebaiknya simaklah ulasan berikut ini mengenai menopause dini pada wanita !

Baca Juga : Manfaat dan Khasiat Kangkung Untuk Menopause Dini

Apakah Wanita Menopause Masih Bisa Hamil?

Menopause adalah fase di mana siklus menstruasi berakhir. Seiring dengan proses penuaan, semua wanita akan mengalami fase alami ini. Fase alami ini disebabkan oleh perubahan kadar hormon pada tubuh wanita. Menjelang akhir usia 30 tahun, kinerja ovarium pada tubuh wanira akan menurun, dan pada akhirnya tubuh akan berhenti memproduksi hormon reproduksi di kisaran usia 50 tahun.

Apakah wanita menopause masih bisa hamil?

Wanita yang telah mengalami menopause akan mengalami penurunan hormon estrogen. Padahal hormon itulah yang dibutuhkan seorang wanita jika ingin mendapatkan kehamilan. Atau dengan kata lain, seorang wanita yang telah menopause hanya memiliki peluang yang kecil untuk dapat memperoleh kehamilan. Tidak hanya itu saja, wanita yang telah menopause juga akan mengalami berbagai masalah dan efek samping yang membuat mereka lebih sulit untuk hamil.

Sekarang ini ada obat herbal yang dipercaya bisa membuat wanita menopause berpeluang untuk hamil dengan cara membuat tubuh kembali memproduksi sel telur pada ovarium. Sel telur inilah yang dibutuhkan wanira untuk bisa hamil. Padahal sebenarnya ovarium yang bertugas menghasilkan sel telur hanya sesuai dengan usia. Ketika tubuh tidak lagi mengalami ovulasi maka ovarium tidak akan lagi mengeluarkan sel telur sehingga Anda tidak bisa lagi hamil.

Namun seorang wanita yang telah memasuki masa menopause sebetulnya masih bisa mendapatkan kehamilan. Yang penting adalah tubuh mereka masih bisa ovulasi. Salah satu tanda kalau seorang wanita menopause masih bisa hamil adalah ketika dia masih mengalami menstruasi. Ketika wanita sudah tidak lagi mengalami haid, maka peluangnya untuk hamil sudah tidak ada. Hal lain yang juga perlu diperhatikan adalah peluang wanita menopause untuk bisa hamil pastilah lebih kecil daripada wanita yang masih produktif.

Baca Juga : Manfaat Labu Siam Untuk Mencegah Menopause Dini

Masalah lain yang bisa saja terjadi adalah wanita sulit untuk menetapkan masa subur sehingga tidak tahu kapan saat yang tepat untuk bercinta. Kalaupun mendapatkan kehamilan, maka hal tersebut akan beresiko tinggi untuk sang wanita ataupun janin dalam kandungannya. Usia yang sudah tidak lagi muda menempatkannya pada beberapa faktor resiko untuk terjadinya komplikasi kehamilan.

Kapan normalnya menopause itu terjadi?

Usia terjadinya menopause pada tiap wanita sebenarnya berbeda-beda. Namun umumnya terjadi pada usia kisaran 50 tahun. Dan wanita yang mengalaminya di usia kisaran 40 tahun atau kurang, disebut menopause dini.

Menopause dini terjadi akibat ovarium berhenti menghasilkan hormon-hormon reproduksi dalam jumlah yang normal. Penyebabnya belum diketahui pasti. Namun, kelainan genetika atau penyakit autoimun diduga berpotensi sebagai pemicunya. Beberapa faktor berikut ini diduga menjadi pemicu terjadinya menopause dini, diantaranya :

  • Prosedur medis, seperti operasi pengangkatan rahim atau ovarium.
  • Metode pengobatan kanker, seperti kemoterapi dan radioterapi.
  • Kondisi kesehatan tertentu, seperti Sindrom Down atau penyakit Addison

Baca Juga : Ternyata Menopause Dini Bisa Disebabkan Karena Terlalu Kurus

Bagaimana cara mendiagnosis menopause dini?

Menopause dini didiagnosis dengan pemeriksaan fisik dan darah untuk membedakan menopause dini dengan kehamilan atau penyakit tiroid. Diagnosis juga dapat dilakukan dengan tes estradiol, jika kadar estradiol di bawah 30 maka hal ini menunjukkan Anda dalam masa menopause.

Cara diagnosis yang paling penting adalah dengan mendeteksi kadar FSH. Hormon ini bekerja untuk menstimulasi ovarium memproduksi estrogen.  Jika kadar FSH tinggi atau di atas 40mIU per milliliter, biasanya ini menunjukkan Anda sedang mengalami menopause.

Bagaimana cara meringankan efek menopause dini?

Setelah mengalami menopause, perempuan akan lebih rentan terhadap berbagai penyakit degeneratif, dan pola hidup sehat akan membantu meringankan efek setelah menopause. Berikut beberapa upaya yang dapat meningkatkan kualitas hidup seorang perempuan yang sudah mengalami menopause :

  • Jalani aktivitas fisik dan pola makan seimbang untuk kesehatan tulang dan jantung.
  • Cukupi kebutuhan kalsium dan vitamin D agar terhindar dari osteoporosis. Kalsium yang dibutuhkan setelah menopause sekitar 1200mg per hari dan vitamin D dibutuhkan sekitar 600 – 800 IU per hari.
  • Hindari asap rokok dan jika Anda merokok, berhentilah merokok.

Jadi, Apakah Menderita Menopause Dini Bisa Hamil? Jawabannya sudah bisa Anda temukan dalam pembahasan di atas. Lalu, apakah menopause dini bisa dicegah? Bagaimana cara mencegah dan juga mengatasi menopause dini?

Rekomendasi Ahli Untuk Mengatasi Menopause Dini

Boyke Dian Nugraha, seorang pakar kesehatan reproduksi ternama Indonesia, merekomendasikan Lady Fem untuk mengatasi menopause dini, karena Lady Fem ini merupakan produk kesehatan yang diformulasikan khusus untuk mengatasi berbagai masalah kewanitaan, termasuk menopause dini. Lady Fem bekerja dengan efektif dan aman menjaga kesehatan organ reproduksi wanita. Dengan kandungannya yang 100% Bahan Herbal Alami, Lady Fem aman tanpa menimbulkan efek samping yang membahayakan.

Baca Juga : Manfaat Buah Mangga Untuk Perut Buncit

Komposisi Lady Fem sendiri antara lain ialah :

  • Daun Sirih (Piper Betle Folim)
  • Delima Putih (Punica Granatum Cartex)
  • Jahe Merah (Zingiber Officinale Rhizome)
  • Kayu Rapet (Paraamerica Laerigata Pericarpium)
  • Kunyit (Curcuma Domestica Rhizome)
  • Kencur (Kaempferia Galanga Rhizome)
  • Temu Kunci (Boesenbergia Pandurata Rhizome)

Tanaman-tanaman obat tersebut diolah secara modern hingga terjaga kualitasnya. Hal ini pula yang membuat efek samping Lady Fem nyaris tak ada. Lady Fem juga sudah mendapatkan izin resmi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM RI) untuk beredar dan dikonsumsi di Indonesia. Lady Fem diperuntukkan khusus wanita yang ingin merawat organ intim kewanitaan dari dalam.

Lady Fem memiliki khasiat membersihkan dinding rahim. Dinding rahim yang sehat tentunya akan membuat organ intim kewanitaan dan organ-organ reproduksi lainnya juga terjaga kesehatannya. Lady Fem juga membantu merapatkan organ intim kewanitaan, serta mengatasi berbagai masalah yang berkaitan dengan menstruasi, seperti menopause dini nyeri dan haid tidak lancar. Lady Fem ini juga akan membantu mengembalikan gairah wanita dalam berhubungan intim. Kenikmatan dalam berhubungan intim pun akan semakin meningkat dengan orgasme yang dapat dicapai dengan lebih cepat.

Baca Juga : Pengertian Lady Fem

Jika anda ingin berkonsultasi dengan Kami silahkan hubungi kontak dibawah ini :

Telp : (0265) 341113

Telp : 085 793 507 222

SMS/WA/Telp : 085 320 000 874

PIN BB : 25C274D1

Line : zahraherbal

IG : toko_zahraherbal

Posted by : Admin OBAT MENOPAUSE DINI

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *